RSUD Dr Harjono Ponorogo terus memperkuat perannya sebagai rumah sakit pendidikan dengan membuka kesempatan magang bagi mahasiswa maupun masyarakat melalui skema magang mandiri. Program tersebut menjadi bagian dari proses pendidikan dan pelatihan berbasis praktik untuk meningkatkan kompetensi calon tenaga kesehatan maupun profesi lainnya.
Kepala Bidang Humas RSUD Dr Harjono Ponorogo, Sugianto, menjelaskan bahwa sebagai rumah sakit pendidikan, RSUD Dr Harjono memiliki kewajiban menyelenggarakan berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan, salah satunya melalui program magang.
“RSUD Dr Harjono merupakan rumah sakit pendidikan, sehingga kami memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan proses pendidikan dan pelatihan. Salah satu bentuknya adalah penyelenggaraan program magang sebagai sarana pembelajaran berbasis praktik,” ujar Sugianto.

Ia menerangkan, saat ini terdapat dua jenis program magang yang dilaksanakan di RSUD Dr Harjono, yakni magang yang berasal dari institusi pendidikan dan magang mandiri. Keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu memberikan pengalaman praktik sesuai bidang profesi masing-masing.
Menurutnya, peserta magang berstatus sebagai pembelajar sehingga durasi pelaksanaan disesuaikan dengan ketentuan dari institusi pendidikan bagi peserta magang institusi, sedangkan magang mandiri mengikuti jangka waktu yang diajukan dalam permohonan.
“Peserta magang datang untuk belajar dan meningkatkan kompetensi. Karena itu, lama pelaksanaan mengikuti program dari institusi atau sesuai permohonan bagi peserta magang mandiri,” jelasnya.
Sugianto menambahkan, karena magang merupakan bagian dari kegiatan pendidikan dan pelatihan, peserta dikenakan biaya pembelajaran praktik yang mengacu pada regulasi tarif sebagaimana telah ditetapkan dalam Peraturan Bupati.
Lebih lanjut, ia menyebut manfaat magang tidak hanya sebatas memperoleh pengalaman praktik di lapangan. Peserta juga akan mendapatkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta profesionalisme sesuai profesi yang ditekuni.
Di akhir masa magang, peserta akan memperoleh sertifikat sebagai bukti telah mengikuti program magang di RSUD Dr Harjono. Sertifikat tersebut dapat dimanfaatkan sebagai dokumen pendukung ketika melamar pekerjaan apabila dibutuhkan.
“Harapannya, melalui program magang ini peserta memperoleh bekal kompetensi yang lebih baik sehingga siap memasuki dunia kerja. Sertifikat magang juga dapat menjadi salah satu dokumen pendukung saat melamar pekerjaan sesuai kebutuhan instansi yang dituju,” pungkas Sugianto.


