Komitmen terhadap mutu layanan dan keselamatan pasien terus diperkuat oleh RSUD Dr. Harjono Ponorogo. Salah satunya melalui pelaksanaan In-House Training (IHT) Manajemen Fasilitas dan Keamanan (MFK) yang digelar selama empat hari, mulai 5 hingga 8 Mei 2026.
Ketua Komite K3 RSUD Dr. Harjono S. Ponorogo, dr. Pretty Brilliant Octovina, M.Kes menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi kebutuhan mendasar dalam mendukung pelayanan kesehatan yang aman dan berkualitas.

“Mutu dan keselamatan pasien adalah keniscayaan bagi kita semua. Tidak hanya bagi pasien, tapi juga bagi staf, pengunjung, hingga seluruh sivitas rumah sakit,” ujarnya.
Ia menjelaskan, IHT MFK tidak sekadar membekali teori, namun juga praktik langsung di lapangan. Materi yang diberikan mencakup aspek keselamatan, keamanan, utilitas, penanggulangan bencana, pencegahan kebakaran, hingga pengelolaan limbah.
“Di hari terakhir, peserta akan melakukan praktik langsung sebagai bentuk implementasi dari teori yang sudah diberikan,” imbuhnya.
Sebanyak 300 peserta ambil bagian dalam pelatihan ini. Mereka terdiri dari staf rumah sakit, serta pihak eksternal seperti tenan, kantin, koperasi, hingga penyewa yang beraktivitas di lingkungan RSUD.
Menurut dr. Pretty, peserta diprioritaskan bagi mereka yang belum pernah mengikuti pelatihan serupa. Hal ini menjadi bagian dari upaya pemerataan pemahaman terkait standar keselamatan dan keamanan di rumah sakit.
“Setiap tahun kita berusaha memberikan IHT ini secara bertahap kepada seluruh sivitas. Untuk kali ini, kita utamakan yang belum terpapar,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap seluruh peserta mampu memahami risiko yang mungkin terjadi jika standar keselamatan tidak dipenuhi, sekaligus mampu menentukan langkah pencegahan dan pengendalian.
“Harapan kami, seluruh sivitas memiliki kesadaran penuh terhadap risiko, mampu melakukan pencegahan, dan tahu langkah kontrol sebagai solusi dari setiap potensi masalah,” tegasnya.
Ia pun menutup dengan target besar yang ingin dicapai melalui kegiatan ini.
“Goal kita adalah Safety First, Zero Accident untuk seluruh RSUD Dr. Harjono Ponorogo,” pungkasnya.


