RSUD Dr. Harjono S. Ponorogo terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya di bidang urologi. Salah satu capaian terbaru adalah keberhasilan pelaksanaan operasi laparoskopi kista ginjal yang telah dilakukan sebanyak 10 kali dalam kurun waktu enam bulan terakhir.
Dokter Spesialis Urologi RSUD Dr. Harjono S. Ponorogo, dr. Riza Mazidu Sholihin, Sp.U menjelaskan bahwa operasi laparoskopi kista ginjal merupakan prosedur bedah modern yang bersifat minim invasif, yakni dengan sayatan yang sangat kecil dibandingkan operasi terbuka.
“Operasi laparoskopi kista ginjal ini sudah kami lakukan sebanyak 10 kali dalam enam bulan terakhir. Tindakan ini termasuk prosedur minim invasif, sehingga luka sayatan lebih kecil, nyeri pascaoperasi lebih ringan, serta proses pemulihan pasien menjadi lebih cepat,” jelas dr. Mazidu.

Menurutnya, kista ginjal merupakan kondisi yang cukup sering ditemukan dan pada kasus tertentu memerlukan tindakan operasi, terutama bila menimbulkan keluhan seperti nyeri, infeksi, atau gangguan fungsi ginjal. Dengan teknik laparoskopi, dokter dapat mengangkat atau menangani kista ginjal secara lebih presisi menggunakan alat khusus yang dimasukkan melalui sayatan kecil di dinding perut.
“Keunggulan laparoskopi dibandingkan operasi konvensional antara lain risiko perdarahan yang lebih minimal, lama rawat inap yang lebih singkat, serta hasil kosmetik yang lebih baik,” tambahnya.
Keberhasilan tindakan ini menunjukkan kesiapan RSUD dr. Harjono S. Ponorogo dalam menyediakan layanan bedah urologi modern dengan dukungan tenaga medis profesional dan fasilitas yang memadai. Manajemen rumah sakit berharap, layanan laparoskopi ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Ponorogo dan sekitarnya, sekaligus menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang aman, efektif, dan berorientasi pada kenyamanan pasien.


