Program imunisasi measles dan rubella mulai digulirkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, menyusul meningkatnya kasus dalam beberapa waktu terakhir. Sasaran utama program ini adalah tenaga kesehatan (nakes) yang berada di garda terdepan dalam pelayanan pasien, salah satunya di RSUD Dr. Harjono S.

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Dr. Harjono Ponorogo, Muhammad Syaifuddin, menegaskan bahwa langkah ini merupakan kebijakan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan sebagai respons cepat terhadap kondisi di lapangan.

“Pemberian vaksin rubella bagi tenaga kesehatan dilakukan karena adanya peningkatan lonjakan kasus. Ini menjadi bentuk perlindungan bagi tenaga medis yang memberikan pelayanan langsung kepada pasien,” ujarnya.

Pelaksanaan vaksinasi dimulai pada Senin, 27 April 2026, untuk dosis pertama dan akan berlangsung selama lima hari. Sementara itu, dosis kedua dijadwalkan diberikan pada 25 Mei 2026.

“Kami melakukan kick off vaksinasi rubella hari ini untuk dosis pertama, dan dosis kedua akan diberikan pada 25 Mei 2026,” imbuhnya.

Selain vaksinasi, pihak rumah sakit juga mengingatkan pentingnya disiplin dalam penerapan protokol pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) di fasilitas layanan kesehatan.

Tenaga kesehatan diimbau untuk selalu menerapkan kewaspadaan standar, seperti menjaga kebersihan tangan (hand hygiene), menerapkan etika batuk, menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai standar, serta menjalankan kewaspadaan berdasarkan pola transmisi penyakit.

Langkah ini diharapkan mampu menekan risiko penularan sekaligus memberikan perlindungan maksimal bagi tenaga kesehatan dalam menjalankan tugasnya.